Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Oktober 2012


"Jadilah orang yang gembira. Jangan
memikirkan kegagalan hari ini, tapi
pikirkan sukses yang mungkin datang
di hari esok. Anda bisa jadi
mendapatkan tugas yang sulit, tapi
Anda akan sukses jika tekun dan
gigih, dan merasakan kesenangan dalam
mengatasi hambatan. Ingatlah, tidak
ada hal yang sia-sia untuk meraih
sesuatu yang indah" - Helen Keller
Hai, pembaca yang sangat
perhatian...
Perilaku dan kebiasaan yang kita
tunjukkan sehari-hari akan menentukan
ke mana kita akan berada nantinya.
Orang yang selalu tertutup dan tidak
pernah merasa gembira dalam hidupnya,
maka ia adalah orang yang paling
malang.

Rabu, 15 Agustus 2012

what's my word today : "SCREW"

The word of the day is ....

        screw

The word "screw" is used to describe the movement of turning something so that it fits into a hole of some kind.
You screw a light bulb into a lamp socket.
You screw in the light bulb, and when you want to take it out you unscrew it.


The word "screw" can be a noun or a verb:
  • He screwed a screw into a piece of wood.
  • He unscrewed the screw.
There are some other meanings for the word "screw" that are commonly found in American slang:
  • I got screwed by that company. (They did something that caused a financial loss.)
  • Try not to screw up. (Try not to make a mistake.)
  • Don't screw with that! (Don't touch that. Leave it alone.)
  • Don't take him seriously. He's just screwing with you. (He's playing around or he's making your life difficult.)
  • Screw you! (I'm very angry with you.)
  • She's screwing her boss. (She's having a sexual relationship with her boss.)
  • A delayed flight screwed up their entire vacation. (The schedule was changed and that caused problems.)
  • He's got a screw loose. (He's crazy.)
 To listen to your teacher read these examples, click here.
Note: Be careful with the word "screw." If you use it the wrong way or in the wrong setting, it can be considered a vulgar choice of words.

Senin, 13 Agustus 2012

Bicarakanlah suatu ide, jangan gosip melulu


"Siapapun yang bergosip padamu, akan
bergosip tentang dirimu"- Pepatah Spanyol


Anda pasti pernah mendengar pepatah
ini;  bahwa orang-orang besar senang
berbicara tentang ide-ide, sementara
orang biasa-biasa suka berbicara
tentang diri mereka sendiri dan
orang-orang kecil suka berbicara
tentang orang lain.

Itulah gosip. Gosip membuat orang
menjadi kecil. Tidak ada sesuatu yang
bisa ditawarkan  dalam gosip. Gosip
hanya mengurangi kredibilitas orang
membicarakan dan yang dibicarakan
serta bisa menghancurkan orang yang
mendengarkan.

Senin, 06 Agustus 2012

Hari terakhir Lopi :"

oh ya mau cerita tentang pengalaman saya. ini waktu saya masih di kelas 11. yap, kelas 11, saat itu kalau gak salah sih bulan mei atau gak juni. halah, masalah banget ya . waktu saat ingin menjelang yang namanya olimpiade paling bergengsi di lingkungan saya. tau gak apa namanya. Namanya itu

OLIMPIADE SAINS NASIONAL

iya namanya itu Olimpiade Sains Nasional tapi ya cuma masih tingkat Provinsi aja sih. FYI nih ya, buat para pembaca setia saya, saya sudah 3 kali ikut OSN tingkat provinsi. bukannya kelas 10,11,12 saya ikut osn tingkat provinsi .___. tapi maksudnya, saya sudah pernah ikut di SD, SMP, SMA. tapi, sayangnya saya cuman sampe di provinsi aja, ketiganya lagi -____-

oh ya kembali ke topik, yang tadi itu cuma intermezzo aja yaa. udah tau lolos ke tingkat nasional , eh maksudnya tingkat provinsi *terlalu obsesi sih buat lanjut ke tingkat nasional* , kami para siswa dari sekolah kami ini bersiap-siap menghadapinya dari mental hingga fisik. untungnya, dari sekolah ada program yang membuat kami semua diikutkan ke pelatihan yakni bernama LEMBAGA OLIMPIADE PENDIDIKAN INDONESIA. Di sana, kita benar-benar yang namanya digodok, maksudnya ditempa, maksudnya yaa taulah kalian kaya gimana yaa...

disana, kami semua full belajarnya mulai dari jam 8.00-17.00. oh ya, masa yang paling enak itu ketika jam sudah menunjukkan pukul 17.00 wah berasa gimana gituuu. langsung aja yaa, kami disana melakukan pekerjaan yang sama hampir selama 5 hari berturu-turut, berasa kan yang namanya bosan, boring, mumet didalam sana. mau gimana coba, gak ada kena matahari selama 5 hari, 5 HARI . wew, kata temen-temen saya itu sesuatu banget hahahaha. selama 5 hari didalam hotel, berasa udah jadi putih aja nih kulit, tapi gak gitu juga kali -___- kami ada juga keluar pas mau sholat jumat di sana.

ini hari terakhir, udah berasa banget leganya setelah melalui hari-hari yang begitu berat *loh . hari terakhir, kami setelah acara penutupan, kami berencana kontingen dari Banjarmasin pengen tuh yang namanya keliling Monas di Jakarta *kebetulan tempatnya ada di Jakarta dan ada tepatnya di Daerah Menteng, jadi jalan kaki aja udah sampe ke Monas.

eeits, sebenarnya ngga jalan kaki sih, oh ya, ternyata yang ikut itu bukan cuma dari Kontingen Banjarmasin aja, ternyata teman aku yang dari bidang kimia juga ikut jalan-jalan sama saya dan teman-teman, jadi rame deh. ini ada kejadian lucu waktu kami mau berangkat ke monas, singkat cerita saat kami mau ke monas, saya dengan anak-anak "kimia" lebih dulu sampe dan akhirnya terpisah deh sama yang namanya anak-anak kontingen dari banjarmasin. kami semua kalang kabut, dan akhirnya teman saya yang dari kontingen banjarmasin itu nelpon, jadi gini isi percakapannya :

Sabtu, 04 Agustus 2012

Ambisi dan Mimpimu adalah Samudera


Para pembaca yang setia, kali ini saya memiliki artikel baru, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Amin

Ini dia,

"Aku peringatkan kalian terhadap kata
'nanti', karena kata ini telah banyak
menjebak para pelaku untuk terhalang
dari kebaikan dan menunda-nunda
proses perbaikan diri" - Ulama

Kita tidak akan pernah tahu apa yang
akan terjadi di masa depan jika kita
tidak memulainya sekarang dan hanya
menunggu.

Curahkanlah seluruh tenaga dan
pikiran untuk melakukan pekerjaan dan
kesempatan yang bisa dilakukan saat
ini.

Lakukanlah tugas sebaik-baiknya
selama kita memiliki waktu. Jangan
membiarkan waktu berlalu, dan
sia-sia.

Selasa, 31 Juli 2012

Mendengar Pada Suami Membawa Berkah

Para pembaca sekalian, ijinkan saya untuk menulis cerita dari teman saya, maaf sudut pandangnya ini masih dari dia, saya males ngedit maaf.
Langsung aja kita ke cerita dia


Saat saya menulis ini, saya sedang berada
di Mega Kuningan Jakarta, tepatnya di
apartment Oakwood yang memiliki
lantai 46. Saya sendiri tinggal di lantai 12
bersama suami tercinta.

Saya di sini hanya sementara, 1 bulan
saja, karena sedang menyelesaikan
sebuah projek di Jakarta.

Kemarin malam, saya mengajak suami
untuk pulang ke Bandung pagi-pagi
setelah sahur, saya bilang ingin
melakukan 'spa' di Bandung di tempat
langganan saya. Seperti biasanya
kalau untuk kenyamanan isterinya,
suami tercinta pasti mengatakan 'iya'.

So, malam harinya saya pun siap-siap,
mempersiapkan segalanya untuk pulang
ke Bandung pagi-pagi.

Tapi, tadi pagi suami tiba-tiba
bilang "My love I am sorry, I feel
lazy to drive this morning, I 
don't know why!", dia bilang
tiba-tiba malas nyetir dan tidak tahu
kenapa.

Sosok Yang Tegar dan Berani

Para pembaca sekalian, yang diberikan nikmanya oleh Sang Maha Pencipta


Keadaan terpuruk bukanlah buruk, bila
dihadapi dengan tenang, dan bijak
serta berjuang terus pantang mundur,
dan diiringi doa yang tulus!

Setiap tantangan dan rintangan adalah
cambuk untuk memotivasi kita mencapai
kemajuan dan kemenangan.

Pepatah mengatakan:

"Kehidupan bukanlah jalan yang lurus
dan mudah dilalui di mana kita bisa
bepergian bebas tanpa halangan.
Kehidupan seringkali berupa
jalan-jalan sempit yang menyesatkan,
di mana kita harus mencari jalan,
tersesat dan bingung! Sering rasanya
sampai pada jalan tak berujung.
Namun, jika kita punya keyakinan
Kepada Sang Maha Pemilik Kehidupan,
pintu pasti akan dibukakan untuk
kita. Mungkin bukan pintu yang selalu
kita inginkan, namun pintu yang
akhirnya akan terbukti, terbaik untuk
kita!
" - A.J. Cronin

what's my word today : GOAL

this morning i got an email, and its contain these.


A goal is something that you want. It can be money, power, strength, success, wisdom, knowledge, a family, peace, or relaxation. We all have different goals. If you come to my website every day, your goal is to learn English.

The word of the day is....

                   goal

 What are your goals for learning English? In which area or areas do you want to improve? Is it in grammar? Pronunciation?Reading? Or do you just want to be able to have a simple conversation? You could have many goals. The important thing, however, is to work on achieving your goals every day.

 If you want to improve your English, make time to study regularly and try to follow a routine when you study. People who go to my website, for instance, work on the lesson for the day, read and listen to the Word of the Day, and work through thepronunciation exercises. I know this because I can see where visitors go. What do you like to do when you come for a visit? Whatever it is, try to be consistent and spend at least 30 minutes to one hour each time you go online. Use your time wisely.

 When you learn something new or when you are completing the exercises, write your answers in a notebook. Writing is better than clicking on answers because the act of writing should help you remember what you are learning. Date each entry. Later, you can look back at your notebook to see how much you have accomplished. If you have a goal, it's important to have some evidence that you are working on reaching it.

Kamis, 19 Juli 2012

What's my word today?


The word of the day is...
          sweat
When your body releases water to cool itself down, it sweats. Bodies also sweat because of nervousness or fear:
  • sweating in the sun Everyone sweats when it's hot outside. He's sweating. His body is sweaty. Sweat is dripping off of his forehead.

  • sweating over a test He's sweating because he's nervous.

  • sweating because of fear He's sweating because he's scared.
This word is often used to describe situations in which a person is not actually sweating. It's also used in some expressions:
  • Don't sweat the small stuff. (Don't worry about little things.)
  • Do you need some money? No sweat. Here's ten dollars. (no sweat = no problem)
  • He completed all of his work without even breaking a sweat.
  • Jill sweated through seven years of college before she became a lawyer.

Postingan by dedemarizal

Buat Pertumbuhan Badan

1. Genetikanya harus menyatakan bahwa si tulang itu mesti berkembang sampai panjangnya sekian; ini juga yg nantinya akan digunakan sebagai cara utk mengenal anda termasuk genetika jenis apa (hunter dlsbnya)

2. Ketika masih boleh tumbuh sesuai dg sirkadian tubuh, maka asupan perlu cukup agar pertumbuhan menjadi bisa terlaksana dg baik.

Jadi bukan ditarik, di operasi, atau makan obat anu supaya tambah tinggi, tapi sangat tergantung pada 2 hal diatas.

Nah balik ke anda, umur anda brapa? kalau sdh menacapi 25 tahun, maka menajdi sukar utk bertambah lagi.

lalu kalau belum, maka secar genetika anda gimana? dilihat dari kakek, nenek, bapak n ibu.

Baru yg sisanya, apa yg anda makan, minum, pakai, tidur, bangun, n semua yg membuat anda jandi manusia dlm pertumbuhan.

Hewan Pantai Lucu nan Mematikan

Apabila kita ingin jalan-jalan ke pantai, jangan sampai terpisah dari rombongan dan harus hati-hati. Mau tahu alasannya?

Karena di pantai ada beberapa hewan yang tampak lucu, tapi bisa mematikan. Layaknya anak kecil yang mudah excited dengan banyak hal-hal baru, mungkin rasa ingin tahu kalian akan mendorong kalian untuk lebih dekat menyentuh hewan yang terlihat lucu misalnya. Apa saja hewan pantai yang harus kita hindari?

The Cone Snail

Cone Snail
Hewan yang satu ini punya bentuk yang indah. Menggemaskan, tepatnya. Siapa yang tidak ingin menyentuhnya dan membawanya pulang? :) Tapi, cone snail ini punya senjata yang sangat berbahaya lho. Bagian ujung pangkal mulutnya bisa menembakkan sengat berupa racun yang sangat mematikan. Korban akan mengalami malfungsi syaraf, di mana tidak ada bagian tubuh yang bisa digerakkan, kemudian meninggal hanya dalam 4 menit.

Poison Arrow Frog

Poison Arrow Frog
Namanya saja sudah mengandung racun :)  Kodok yang bisa melompat hingga 2 meter ini mempunyai senjata mematikan di kelenjar kulitnya. Jangan coba-coba sentuh yaaa!

The Lazy Clown

The Lazy Clown
Hewan yang mirip duri pohon ini hidup di hutan Amazon, di selatan Brazil. Namanya Taturana Tatarana. Lucu yah? Tapi sayang, ternyata hewan ini tidak selucu namanya, karena dia memiliki ratusan duri pada tubuhnya, yang menyimpan racun mematikan dan mengandung Anti-coagulant buat darah kita. Hampir dapat dipastikan bahwa hewan ini telah memakan belasan korban setiap tahunnya.

Beaked Sea Snake

Beaked Sea Snake
Ular laut ini bisa kita jumpai di Kepulauan India dan Asia, pantai-pantai daerah India, atau sekitar Teluk Persia. Nama ilmiahnya Enhydrina schistosa. Lucunya, warga Singapura dan Hongkong suka menjadikan hewan ini sebagai lauk, padahal hewan ini punya racun yang bisa membuat  kamu tidur bersama ikan-ikan di laut untuk selamanya, hehehe

Stone Fish

Stone Fish
Nah, kalau hewan yang satu ini, bentuknya menyerupai batu. Cukup berdiam diri di dasar laut, dan siap meracuni siapa saja yang menyentuhnya dengan duri-duri yang terletak hampir di seluruh bagian tubuhnya. Kabarnya, racun dari hewan ini akan sangat menyiksa korbannya, sehingga si korban merasa lebih baik mengamputasi bagian tubuhnya yang terkena racun tersebut. Wah, sangat mengerikan ya?

Box “Coffin” JellyFish

Box Coffin JellyFish
Kalau ubur-ubur yang satu ini, ada di film 7 Pounds yang dibintangi Will Smith. Dalam film itu, diperlihatkan bagaimana Will Smith mengakhiri hidupnya dengan membiarkan dirinya digigiti oleh Jellyfish. Hewan ini memiliki 24 pasang mata dan tentakel yang mengandung ribuan dosis nematocysts. Dengan ribuan jarum-jarum racun yang menusuk tubuh di seluruh bagian, hampir dapat dipastikan bahwa hewan ini akan membunuh hanya dalam hitungan detik.

Rabu, 18 Juli 2012

Pengelolaan Kelas dan Lingkungan yang Memanfaatkan Nilai Estetika Merupakan Langkah Inovatif untuk Menggairahkan Nafsu Belajar Siswa dan Menghapus Langkah Konvensional


Sering kita temukan di lapangan bahwa kondisi persekolahan kita, khususnya Sekolah Dasar, dikelola apa adanya dan ala kadarnya. Terutama hal yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan lingkungan sekolah dan keadaan ruangan kelas. Seperti terlihat pada kondisi ruang kelas yang ditata monoton dan konvensional, dengan tampilan apa adanya seperti tampak pada pengecatan dinding sekolah atau pun ruangan kelas yang kebanyakan dicat dengan warna putih polos, kuning polos, dan warna–warna lain yang serba polos. Ini sudah lumayan bagus, artinya kondisi kelas yang demikian sudah terlihat bersih.
Gambar–gambar yang dapat menciptakan nuansa keindahan dan nuansa lain dari suatu kegiatan dan kebiasaan yang bersifat konvensional jarang kita temukan. Memang kita sadari bahwa eksistensi persekolahan di negara kita tercinta ini cukup bervariasi, mulai dari yang tidak layak pakai mungkin karena dinding mau roboh, genteng yang mau berjatuhan, plafon banyak yang jebol, dan siap untuk berjatuhan dan berbagai kondisi lain yang sangat memprihatinkan. Pada kondisi yang semacam ini penulis tidak bisa banyak berkomentar, hanya harapan penulis kondisi yang sedemikian parah semacam ini segera dibenahi dan ditangani. Karena bagaimana bisa kita menciptakan suatu lingkungan yang indah kalau kondisinya saja sangat memprihatinkan. Namun tidak berarti bahwa komunitas yang ada pada sekolah yang ada pada kondisi yang demikian menjadikan guru dan warga sekolahnya menjadi kehilangan kreatifitas untuk menciptakan hal–hal yang inovatif demi terciptanya lingkungan belajar yang indah, asri dan elok dipandang mata sehingga pada akhirnya tercipta suasana yang menyenangkan.
Pendapat penulis melalui artikel ini mengacu pada adanya suatu inovasi, yaitu bagaimana mengoptimalkan kondisi kelas (classical conditioning) dan penciptaan lingkungan sekolah agar dapat dipakai dan dimanfaatkan, dan dioptimalkan sehingga merupakan bagian yang tidak terpisahkan atau merupakan bagian yang integral dengan kegiatan pembelajaran. Artinya ruangan kelas jangan hanya menjadi dinding pembatas yang membatasi siswa di ruang kelas pada satu sisi, dengan lingkungan di luar kelas pada sisi lain. Demikian pula dengan lingkungan sekitar sekolah, terutama dinding–dinding sekolah jangan hanya menjadi benda mati yang menjadi dinding pemisah antara lokal yang satu dengan lokal yang lain, atau menjadi pembatas antara lingkungan sekolah sendiri dengan lingkungan luar sekolah.
Langkah inovatif yang dapat dilakukan dan telah penulis lakukan adalah bagaimana eksistensi dinding–dinding kelas yang pada dasarnya benda mati tersebut menjadi bermakna dan berbicara terhadap siswa pada khususnya dan bagi seluruh warga sekolah pada umumnya. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana menciptakan dinding–dinding sekolah dan ruang–ruang kelas yang mati ini menjadi lebih hidup, menjadi bermakna, dan pada akhirnya dapat menggairahkan nafsu belajar siswa? Jawaban dari pertanyaan ini merupakan ide pokok artikel ini sendiri.
Jawaban dari pertanyaan di atas tidak lain adalah diperlukan suatu langkah kreatifitas dari seorang guru, dan hal ini tentunya merupakan suatu langkah inovatif yang pada kenyataannya akan berbeda dengan kondisi realita dan mayoritas yang ada di lapangan saat ini. Pada kebanyakan orang dan pada kebanyakan guru bisa saja hal ini dianggap kegiatan yang mengada–ada. Namun justru di sinilah letak nilai inovatif itu sendiri muncul, sebab kegiatan yang bersiafat inovatif akan dirasakan hal yang asing oleh orang lain, sebab hal semacam itu sebelumnya jarang atau bahkan mungkin belum ada.
Pertanyaan yang mungkin timbul yaitu bagaimana, dan kreatifitas semacam apa yang dapat membedakan kondisi ruang kelas dan kondisi lingkungan sekolah konvensional dengan kondisi ruang kelas dan lingungan sekolah yang disentuh dengan nuansa kreatifitas sehingga memiliki nuansa estetis dan bermakna bagi siswa?
Kegiatan yang telah penulis lakukan dan hal ini merupakan suatu keniscayaan untuk dilakukan juga oleh teman–teman guru di lapangan, yaitu dengan memberikan sentuhan–sentuhan seni pada dinding–dinding ruang kelas, gedung, dan pagar sekolah. Sentuhan seni itu berupa penuangan warna-warna ceria, serasi dan kolaborasi beberapa warna pada dinding kelas atau pun dinding sekolah. Tidak hanya sampai di sini di samping pemaduan beberapa warna ceria yang relevan dengan dunia anak, kita juga harus mengisi ruang–ruang yang kosong dari dinding tersebut, dengan lukisan yang sengaja dibuat oleh guru, bersifat monumental dan bernilai estetis. Di samping itu dapat dipadukan gambar-gambar yang bervariasi dan relevan dengan pembelajaran. Relevan dengan pembelajaran maksudnya gambar yang dituangkan merupakan upaya untuk mendekatkan anak dengan materi pelajaran yang dipelajari pada kelas tertentu, misalnya pada pelajaran IPA, ada meteri-materi tertentu yang bisa berupa sajian gambar yang menarik siswa bila dituankan pada dinding sekolah, seperti : gambar gerhana, solar sistem, simbiosis, pertumbuhan tumbuhan, cara–cara perkembangbiakan, dan lain–lain.
Demikian juga seperti materi pelajaran IPS seperti gambar tipe –tipe hewan: Asiatis , Peralihan, Australis, dan gambar bendera dan lambang ASEAN, merupakan gambar yang sangat menarik bagi siswa. Apabila materi semacam ini disajikan berupa lukisan atau gambar yang menarik pada dinding sekolah, materi tersebut pada akhirnya bukan merupakan hal yang asing bagi siswa. Sebab setiap hari dan setiap saat siswa dapat mengamati dan melihatnya. Hal itulah yang dimaksudkan oleh penulis bahwa supaya dinding sekolah dan ruang kelas menjadi suatu yang integral dengan kegiatan pembelajaran bernuansa estetis dan menyenangkan. Lukisan yang tertuang harus menciptakan nuansa dan nilai keindahan artinya bila kita memandang lukisan itu dapat tercipta suasana batin yang damai, menyejukkan kalbu. Kondisi semacan ini akan memiliki dampak psikologis yang sangat dalam bagi penikmat lukisan tersebut khususnya siswa, yaitu dapat memberikan nuansa rekreatif yang dapat menciptakan suasana relaksasi bagi otot–otot syaraf yang tegang stress dan semacamnya. Hanya saja hal yang harus diperhatikan yaitu tata letak dan penempatan dari lukisan itu sendiri. Lukisan hendaknya ditata sedemikian rupa sehingga eksistensinya tidak memecahkan konsentrasi siswa pada saat menerima pembelajaran.
Hal semacam ini memang berbeda dan dapat menghapus cara–cara lama dalam memanfaatkan ruangan kelas pada khususnya dan lingkungan sekitar agar lebih bermakna dan menyenangkan bagi siswa untuk tetap berada di dalamnya. Sehingga dengan kondisi kelas yang semacam ini siswa dan guru atau siapa saja yang masuk ke kelas ini beranggapan dan merasa bahwa kelasku adalah istanaku, atau dia beranggapan bahwa sekolahku adalah sorgaku.
Penciptaan ruang kelas dan lingkungan sekolah yang sedemikian rupa memang memerlukan kerja ekstra, sebab tidak semua guru dapat melukis. Apabila hal itu terjadi tentu perlu mengundang orang yang pandai melukis. Upaya–upaya seperti yang telah dipaparkan oleh penulis tidak lain adalah suatu kiat agar siswa tidak bosan di sekolah, siswa lebih bergairah dalam pembelajaran yang pada akhirnya tentunya tercapainya prestasi siswa yang optimal sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Kiat–kiat di atas telah dilakukan oleh penulis dan merupakan upaya untuk berbagi pengalaman terhadap sesama rekan guru Sekolah Dasar di Jawa Timur sehingga penyelenggaraan pendidikan di jawa Timur tidak terpaku pada hal–hal yang monoton dan konvensional. Alhamdulillah kiat–kiat dari penulis ini menjadikan tampilan sekolah lebih indah dan bernilai estetis, animo masyarakat untuk menyekolahkan putera-puterinya ke sekolah kami cukup banyak, dan untuk prestasi siswa khususnya IPA lumayan bagus (ada peningkatan yang cukup signifikan).

Oleh :Mohamad Juri,S.Pd, MMPd
Guru Sekolah Dasar SDN Omben 2
Sampang, Madura